puisi damai

Dalam damai aku membencimu

untuk bait kata-katamu..aku memberimu pujian
kau melempariku dengan cemoohan..
aku diam

kemanapun kujumpai segara
disana kau mengejar bayanganku
meski kutahu pasti
kau tak akan pernah sampai
di tempatku
tapi aku tak akan pernah mencemoohmu
mulutmu lebih besar
daripada tabir di wajahmu

maaf jika aku terpaksa mencibir hatimu
yang kutahu menyimpan dengki
pada kedua sayap yang kumiliki

sayang satu hal yang kau tak tahu
buatku dan mereka yang kauludahi itu
kau hanya seorang wannabe
menelungkupkan ego
di duniamu bagai katak dalam tempurung
mencerca siapapun yang tak mampu terus memujimu

satu teguran untukku
di atas langit masih ada langit
kebencianmu tak bisa surutkan siapapun
dalam damai aku membencimu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: