INDONESIA (CALON) TUAN RUMAH PIALA DUNIA 2022

Hari Senin, 9 Februari, PSSI dengan penuh percaya diri mencalonkan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022 di Jakarta. PSSI sendiri belum mengetahui berapa biaya yang mereka siapkan dalam mengikuti proses pencalonan (bidding) tersebut. Langkah PSSI ini didukung oleh Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga, seperti yang dinyatakan oleh Pak Menteri Adhyaksa Dault.

Buseeettt..jadi tuan rumah Piala Dunia? Mimpi atau kenyataan nih..

Ini beberapa hal yang dapat dijadikan acuan apakah Indonesia (PSSI) siap menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022 atau tidak.

Coba kita lirik ke 10 negara yang menjadi pesaing Indonesia untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022 ini. Ke 10 negara lain tersebut yaitu Australia, Belanda dan Belgia, Inggris, Jepang, Korea Selatan, Meksiko, Qatar, Rusia, Spanyol dan Portugal, serta Amerika Serikat. Dari 10 negara kandidat Piala Dunia 2022 ini, baik dari sisi financial dan prestasi (jauh) di atas Indonesia. Betul tidak?

Trus mengenai stadion. Namanya sepakbola butuh stadion. Federasi Asosiasi Sepak Bola International (FIFA) mensyaratkan untuk menjadi tuan rumah harus memiliki sekitar 12 stadion dengan kapasitas minimal 40.000 penonton untuk penyisihan group dan 80.000 penonton untuk laga pembuka dan final.

Lalu bagaimana kondisi stadion di Indonesia? Terkait masalah stadion, PSSI sudah menetapkan 13 stadion di 12 kota yang disiapkan sebagai tempat penyelenggaran. Ke-12 kota itu adalah Jakarta, Palembang, Samarinda, Pekanbaru, Bandung, Bogor, Surabaya, Makassar, Medan, Tangerang, Yogyakarta, dan Gianyar (Bali). Dari 13 stadion yang disiapkan, hanya tiga yang sudah berdiri, Gelora Bung Karno (Jakarta), Gelora Sriwijaya (Palembang), dan Palaran (Samarinda). Lalu 10 stadion lain…. belum ada dan baru akan dibangun dengan target selesai 2015.

Selanjutnya adalah biaya untuk bidding. Inggris udah menyiapkan dana 15 juta poundsterling (sekitar Rp. 255 miliar). Australia sudah siap merogoh 29,12 juta dollar AS (sekitar Rp. 320 miliar). PSSI? Nah, PSSI belum tau soal biaya yang akan disiapkan. Ini baru hanya untuk biaya bidding. Belum yang lain-lain.

Lalu bagaimana soal prestasi? Waduuuhhhh….Saat ini peringkat timnas Indonesia adalah di 144 FIFA. Di antara 11 peserta bidding, Indonesia paling rendah dalam rangking FIFA dan bersama Qatar belum pernah tampil di Piala Dunia sejak merdeka. Belum lagi kita bicara soal kualiatas kompetisi, kualitas pemain (yang suka memukul wasit), kualitas penonton (yang suka bikin rusuh), isu keamanan dan lain-lain.

Kalau saya lihat-lihat koq ya masih jauh dari harapan ya. Janganlah langkah PSSI ini hanya menjadi proyek mercu suar. Jepang dan Korea Selatan berani mencalonkan dan menjadi tuan rumah Piala Dunia bersama, karna ada prestasi dan financial yang mendukung.

Atau PSSI berpikir kan ini untuk Piala Dunia tahun 2022, siapa tau prestasi timnas kita sudah meningkat. Betul! Tapi perlu juga disadari, prestasi negara-negara lain juga akan (lebih) meningkat dibandingkan Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: